Selasa, 25 Desember 2007

WISATA LAUT


SELAMAT DATANG di KARIMUNJAWA Pintu gerbang menyambut kita setelah 4 jam menyebrangi lautan. Bagi yang mabuk laut ini adalah pemandangan terindah dan betul-betul bisa merasakan kata "badai telah berlalu" bila cuaca sdg tidak bersahabat. Dari sini bagi "Back Packers" bisa langsung naik becak atau jalan kaki menuju penginapan yang ada di sekitar pelabuhan +- 100m. Ada pula rumah penduduk yang menyediakan kamar-kamar untuk disewakan. Saran saya sebaiknya urusan akomodasi sudah beres, apa lagi saat "peak season" silahkan hubungi sdr Ari Karimun 081325131608 termasuk urusan ticket penyebrangan silahkan hubungi +- 2minggu sebelumnya. Bagi rombongan bisa carter mini bus, sekalian untuk melanjutkan perjalanan ke tempat-tempat lain. Rekomendasi saya siapakan bekal dan mental sebagai pelancong back packers karena medan dan suasananya mendukung untuk itu. Dengan kapasitas 300an penumpang pada musim liburan kapal cukup padat, apalagi menjelang Idul Fitri, di lantai bawah penuh dengan barang-barang belanjaan diantara beberapa mobil. Perjalanan cukup melelahkan 6jam, bagi yang mabuk laut dan cuaca kurang bersahabat, dijamin klenger.
"KAPAL MOTOR SIGINJAI" Kapal inilah yang akan membawa anda menikmati pemandanan laut dari Jepara ke Karimunjawa. Berangkat dari pantai Kartini Jepara. Karena cuaca tidak menentu, jadwal penyebrangan memang sering berubah-ubah. Saran saya silahkan hub No diatas untuk kenyamanan wisata laut anda. Ada ladi 3 KMP cepat dengan waktu tempuh +- 2jam dari jepara, yaitu BAHARI EXPRES kapal ini lebih kecil dg kapasitas penumpang 250an,  tidak bisa membawa kedaraan roda empat maupun roda dua
Kapal Motor Expres Bahari opsi kedua setelah kapal Muria, waktu tempuhnya lebih singkat, 2 setengah jam Jepara-Karimun.  banyak wisatawan memanfaatkan kapal ini karena waktu yang strategis. 24 jam di kepulauan Karimunjawa, sudah cukup untuk merubah pigmen kulit menjadi semakin gelap ato bahkan terbakar.


DEWA DARU AIRPORT. Itulah nama lapangan terbang yg ada di sana. Pesawat carter yang melayanai penerbangan dari bandara A. Yani, Semarang ke bandara Dewa Daru Karimunjawa. Pesawat ini milik KURA-KURA RESORT merupakan perusahaan travel dan jasa wisata bahari. Sebelum krisis '98 Airport Dewa Daru digunakan untuk pesawat reguler Deraya Air Service dari A. Yani semarang seminggu sekali. Airport Dewa Daru terletak di pulau Kemujan, salah satu dari kepulauan Karimunjawa. Konon ini adalah pulau lain yang sudah tersambung dengan P. Karimunjawa itu sendiri dan memakan waktu 30mnt perjalnan darat dari pusat kota kecamatan Karimunjawa dimana tempat pelabuhan kapal laut dari P Jawa.
PUSKESLING, dengan kapal inilah istri saya tercinta mengarungi kepulauan karimunjawa, diantarnya pulau Genting, Nyamuk, Nyawaan, Parang, Sruni dll, tidak jarang harus bermalam disuatu pulau karena cuaca kurang bersahabat. Itu dilakukan selama 2th, dan sambil membusungkan dada istriku berkata "inilah panggilan jiwa pengabdian" wala...h prekk batinku. Sarana kesehatan memang masih cukup ketinggalan. Hanya ada PUSKESMAS rawat inap dengan 1 tenaga dokter umum. Tidak jarang orang yg ada kelainan untuk persalinan harus dirujuk ke RS. Jepara dg kapal cepat milik PUSKESMAS dg biaya lebih 10juta rupiah, hanya untuk transportasi saja. Pernah ada seorang bidan saat merujuk pasien inpartu karena gelombang cukup besar menangis ingin kembali ke Karimunjawa stelah perjalanan +-1jam.  kemudian suami pasien bilang "lek njenengan pingin mbalik terus istri kulo preipun??"  akhirnya dg kekuatan empati seorang bidan perjalanan dilanjukan, meskipun sang bidan mengalami dehidrasi karena mabuk laut. 
HIGHWAY. inilah satu2nya jalan raya yang menghubungkan pulau Karimunjawa dg pulau Kemujan. Kedua pulau ini terhubung pada awal tahun 80an, sebelumnya dipisahkan oleh hutan bakau. Jarak dari kota Karimunjawa +- 10 Km, sampai saat ini sepanjang +- 10 Km jalan tersebut di kanan kiri masih merupakan hutan bakau. Ada ide yg cukup cerdas dg membuat jalan dari papan menuju tengah2 hutan bakau. 

Gerbang menuju hutan mangrove

WISATA LAUT

SELAMAT DATANG di KARIMUNJAWA Pintu gerbang menyambut kita setelah 4 jam menyebrangi lautan. Bagi yang mabuk laut ini adalah pem...